Part 4: Cousin Come Back!
Ai masih memandangi cowok yang mencengkeram tangan Shaza, ya, cewek judes sekaligus kodok bengkong dari comberan seperti kata Zea itu, punya nama yang lumayan bagus. Shaza.
“ Aiii…loe kesambet yaaa?? Helloooo….” Seru Mitha sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Ai.
“ Hah? Oh…eh…enggak kok, hehe…” ujar Ai, tersadar dari lamunannya. Saat mendengar nama Ai disebut, cowok itu menoleh.
“ Lhooo…Ai? Loe sekolah di sini juga?” tanya cowok itu.
“ Iya. Loe kenal gue kan? Gue kayaknya pernah liat elo, ehm…” Ai mencoba mengingat-ingat cowok itu.
“ Masa’ loe lupa sih? Gue kan….” Cowok itu akan menjawab saat Ai menyela.
“ Gue ingeeett!!! Loe Dion kan? Sepupu gue yang paling ganteng sedunia kambing! Bener kan??” jawab Ai semangat, sampai berdiri dari duduknya.
“ Iyaaa…gue Dion, sepupu elo. Gue ganteng sih, tapi gapake sedunia kambing!!” gerutu Dion.
“ Hahaha…iyadeh. Tapi, perasaan elo kan ngikut ke Vancouver sama Papa, kok balik lagi?” tanya Ai, makanya tadi ia merasa tidak mungkin itu Dion. Karena seharusnya Dion sedang sekolah di Vancouver, bukan di SMA Tunas Pertiwi ini.
“ Gue balik 2 hari yang lalu. Gue capek sekolah di sana. Kangen Indonesia. Jadi gue sama Kak Dira balik ke sini berdua,” jelas Dion.
“ Kangen Indonesia apa kangen gueee??” tanya Ai jail, matanya mengedip-ngedip ke arah Dion.
“ Apaan loe ah! Masa’ gue kangen sama elo! Weleeeehh…” ujar Dion, geleng-geleng kepala.
“ Eheeemm…sori nih yee…bukannya mau ganggu reunion kalian. Tapi, eeh..sapa loe tadi? Ah, ya. Dion, bisa nggak loe lepasin tangannya kodok bengkong. Enek tau liatnya dari tadi,” kata Tisa, memotong pembicaraan antara dua sepupu tersebut.
“ Ah, iya. Makanya tadi gue berasa pegel banget. Ternyata masih megangin dia. Udah deh, hushhh…huusshh…” Dion melepaskan tangannya dari Shaza.
“ Uuh.,..loe semua nyebelin! Tunggu aja pembalasan gue!” Shaza berbalik, meninggalkan mereka diikuti kroni-kroninya.
TENGGG!! TENGG!!
“ Wah, udah bel. Balik yuk!” ajak Zea, seraya berusaha menyeruput sisa-sia es jeruknya.
“ Oke. Oh, ya. Loe masuk kelas berapa?” tanya Ai pada Dion.
“ Gue masuk kelas 10 C, gak sekelas sama loe kok. Gue legaaaa…” cengir Dion, disambut pukulan Ai di bahunya.
“ Adaaaww…sakit Ik! Gue balik dulu deh! Bye semuanyaaa…” kata Dion sambil berlari menjauhi 4 anak yang menatapnya sambil melongo.
“ Eh, habis ini pelajarannya Bu Dila! Cepetan yuk!” ajak Mitha. Ketiga temannya mengangguk, lalu mereka berjalan menuju kelas 10 A.
…
Suasana kelas 10 A lengang. Yang terdengar hanya bunyi goresan pulpen di atas kertas. Sementara Bu Dila sedang duduk di bangku guru. Mengawasi murid-muridnya. Ya, Bu Dila baru saja memberikan ulangan dadakan sejarah. Tanpa pemberitahuan. Jelas saja para siswa langsung protes, tapi hanya dalam bisikan, atau dalam hati. Kalau berani bicara, siap-siap saja berdiri di lapangan basket sampai pelajaran selesai. Berarti, selama satu seperempat jam.
Ai memandangi soal nomor 4 dengan pandangan kesal. Seakan-akan soal itu telah menginjak-injak dirinya. Dalam hati ia masih saja menggerundel, siapa sih yang menciptakan pelajaran sejarah? Pasti orang yang nggak suka sama anak-anak sekolah. Dengan begitu ia bisa menyiksa anak sekolah lewat pelajaran sejarah. Ai yakin begitu, Soalnya, sejarah kan mengulang masa lalu. Siapa sih yang suka mengungkit-ungkit masa lalu?
Kembali ke soal nomor 4. Jelaskan 12 kementrian yang dibentuk pada sidang PPKI yang ke-2. Huuuh…wakil presiden masa itu aja nggak ngerti, gimana mau tau kementriannya? Arrgghhh!!
Sementara itu, Bu Dila malah sedang asyik makan kacang atom. Gila ya tuh guru? Muridnya lagi tersiksa lahir batin, eeh…malah makan kacang atom. Menggoda iman tuh, batin Ai.
TENGGG!! TENGG!!!
Heh? Udah bel? Gila, gue kan belum selesaaai!! Teriak Ai dalam hati. Soalnya sebenarnya hanya 5, tetapi jawabannya benar-benar menguras energi dan kertas.
“ Sudah habis waktunya, ayo dikumpulkan,” suara Bu Dila memecah bisikan-bisikan panic di seluruh kelas.
Tidak ada yang memperhatikan. Murid-murid sibuk mencari jawaban soal-soal yang belum selesai. Bahkan ada yang secara terang-terangan mencontek jawaban temannya. Yang paling nekat, langsung membuka buku paket sejarah, dan menyalin jawaban.
“ANAK-ANAK! KUMPULKAN SEKARANG JUGAAAAA!! KALAU TIDAK, SAYA SURUH NGURAS KAMAR MANDI SELAMA 1 MINGGU!!”
…
“ Ai, pulang bareng yuk. Sekalian gue mau sowan ke Kak Tera. Boleh nggak?” tanya Dion sepulang sekolah. Menjajari langkah Ai di depan gerbang sekolah.
“ Ayo aja. Gue naik angkot nih. Loe gimana?” ujar Ai.
“ Gue bawa motor. Tunggu bentar ye,” Dion berlari secepat kilat kea rah parkiran, lalu kembali dengan motornya.
“ Naik gih, cepetan,” suruh Dion.
Ai menurut. Tanpa banyak bicara, ia langsung duduk di boncengan Dion. Otaknya sedang lelah sekali setelah ulangan sejarah tadi. Mau bicara saja rasanya susah.
Motor Dion melaju di jalanan yang penuh anak sekolah. Kebanyakan berseragam SMA seperti mereka, dan SMP. Karena letak sekolah mereka bersebelahan dengan sebuah SMP swasta.
Sampai di depan rumah, Ai dan Dion masuk. Kak Tera tampak sangat senang saat mengetahui Dion kembali dari luar negeri. Di tengah perbincangan mereka, telepon berdering.
Tera berjalan menuju meja telepon, sementara Ai dan Dion masih mengobrol. Diangkatnya telepon tersebut.
“ Halo…”
“Halo, benar ini rumah keluarga Pramasti?”
“ Iya, ada apa ya?”
“ Begini….
Tera membeku di tempatnya. Gagang telepon jatuh ke lantai dengan suara keras. Ai dan Dion yang mendengarnya segera mengajmpiri Tera yang diam tak bergeming.
“ Kakak, kenapa?”
“ Ai…ada…kabar…buruk…”
Tracks
The sky we saw once, will it still be there? I remember the dream we saw - Soba ni Iru Kara
Jumat, 27 Agustus 2010
Kamis, 26 Agustus 2010
5 Things That Make Me Worse!
Haha…rikruk is come back! Hehe…pada kangen gak nih, udah lama nggak ngepost looh….
*krriikkk..kriikkkk….*
Ehem, nggak ada yang kangen ya?? *bletak!*
Ah, yaudahlah, ga usah peduliin opening yang amat sangat memuyengkan, mending langsung ke topic aja..wokee…
Kali ini rikruk akan mbahas tentang hal-hal yang nggak disukai orang. Sepele? Nggak penting? Let’s see…
Kebanyakan orang nggak pengen diperlakukan yang nggak sesuai kemauannya, pokoknya kita seneng, gitu kan? Tapi kan kita nggak tau, orang seneng apa nggak sama kelakuan kita. Terkadang, atau malah sering kita bersikap masa bodo, elo-elo gue-gue. Nggak peduli. Nggak respek.
Nah, untuk membantu kalian, ini ada hal-hal yang nggak disukai orang lain. Mungkin sih hal kecil, tapi pengaruhnya besar lhoo…
1). Suka-suka gue
Udah dibahas di atas tadi, kita kadang bersikap elo-elo, gue-gue, atau suka-suka gue. Kalo masi nggak ngerti, itu namanya sikap seenaknya sendiri. Jadi, penting kemauan gue terlaksana, gak peduli loe mau gimana. Jelas banget, sikap kayak gitu bikin orang ngerasa ilfil kalo mau deket-deket kita. Awas, kadang-kadang kita juga nggak ngerasa kelo udah bersikap seenaknya sendiri, so, ati-ati aja yaa…
3). Please deh, Jangan Lebay!
2). Nyindir mulu deh!
Kadang kalo kita nggak suka sama seseorang, kita nyinggung kesalahan orang itu. Kayak gini: “Wah, kalo gitu orang yang numpahin minum ke orang lain tuh harusnya malu dong? Udah bikin basah, nggak minta maaf lagi.” Nah! Gotcha! Perasaan orang yang kamu sindir pasti langsung mak nyeeesss………en tambah gondok aja deh. Makanya, bagi orang-orang bermulut tajam, just keep your mouth.
Lebay kayaknya udah jadi trend sekarang. Ngomong pake maju-maju, gerakan tangannya pada heboh, wah, kayak seluruh dunia masalah. Masalah juga digede-gedein, kayak masalah yang dialamin sedahsyat hari kiamat. Meskipun orang lebay nganggep itu cara mereka mengekspresikan diri, orang lain terganggu lho. Mereka pasti mikir gini: “Please deh, segitunya. Ribut banget.” Makanya, jangan terlalu lebay, ntar kamu malah dijauhin.
4). Mara-mara-mara itu nggak perlu…
Teriak sana, teriak sini. Bentak sana, bentak sini. Plis deh, pemarah banget! Liat mukanya yang sangar, tangannya mengepal, mata melotot. Daripada ngamuk nggak jelas, mending ikut casting film Hantu Mata Copot aja kali yeee…haha…makanya, jadi orang harus pinter ngeredam emosi. Jangan dikit-dikit ngebentak orang. Inget, dimarahin juga nggak enak kale, jadi, jangan seenak udelnya aja main marah sama orang lain.
5). Sotoy loe!
Haha, ini lucu nih. Kalau kamu belum tau apa-apa, jangan asal nyaut aja. Misal, waktu temenmu mau nyampein tentang lomba balap karung, kamu malah nyaut: “ Lombanya tanggal 17 Agustus kan? Udah tau gue.” Eh, ternyata lombanya tanggal 19. Udah salah, sotoy! Jadi orang jangan sok tau…kalo nggak tau diem aja mendingan. Daripada endingnya nggak enak, muka merah gara-gara malu. Dan kalo tau, tunggu sampe si empunya selese bicara, baru ngomong. Gitu kan lebih enak?
Itu aja dari aku…FYI aja, postingan ini nggak copas dari manapun, tapi ngmbil dari beberapa pengalamanku sama temen-temen. Moga bisa instropeksi diri aja ya…
Oke deh, daripada kebanyakan ngebacot, undur diri dulu yaa…
Sampai jumpa di postingan berikutnyaa..
Jangan lupa, keep comment after read, okeee??? :)
Kamis, 19 Agustus 2010
Dibalik Hari Ulang Tahun
halloooo....eh, aku balik lagi neeeh....haha...aku mau mosting tentang...*liat ke judul*. oke, bukan gara-gara aku ultah 2 hari yang lalu, tapi karena aku pingin share ke kalian aja, siapa aja, yang lagi ulang tahun apa nggak,
semoga bisa direnungkan..hehe...
Ulang Tahun.
Semua orang pasti seneng kalau hari ini dateng. Ya nggak? Gimana enggak, umur kita bertambah setahun. Kita menjadi lebih dewasa, banyak harapan yang diberikan oleh orang tua dan orang-orang terdekat supaya kita menjadi lebih baik. Belum lagi hadiah, kado dari teman-teman dan saudara. Apalagi kalau dirayakan dengan meriah, iya kan?
Akan tetapi, tahukah kalian, jika kita mengingat lagi ke masa lalu, saat hari kelahiran kita. Iya, kita lahir. Lalu, siapa yang melahirkan kita? Yang berjuang melawan maut untuk melahirkan kita ke dunia? Yang rela berdarah-darah hanya untuk kita?
Ibu
Ya. Ibulah yang telah melahirkan kita. Memperjuangkan kita. Yang membuat kita bisa merasakan ulang tahn setiap tahun. Yang selalu mengusahakan agar kita mendapat ulang tahun yang menyenangkan, dan tidak mengecewakan.
Lalu, pernahkah kalian ingat di hari ulang tahun kalian, kalau hari itu juga, beberapa tahun silam, ibu tengah kesakitan untuk melahirkanmu? Ingatkah kalian, segala yang ia korbankan, bahkan nyawa, untuk membuatmu melihat dunia?
Tidak, mungkin yang kalian ingat hanya perayaan, kado, acara menarik, sulap, nyanyian ulang tahun. Tidak ingat siapa orang di balik hari ulang tahunmu. Siapa yang sebenarnya layak mendapatkan segala yang kamu dapatkan saat hari ulang tahunmu tiba. Kamu yang hanya lahir, tanpa kesakitan, hanya menangis, mendapatkan segalanya. Sementara ibumu? Ia hanya tersenyum melihatmu bahagia, sambil mengenang masa kelahiranmu.
Hari ulang tahun bukan hanya milikmu. Hari itu juga adalah hari ibumu melahirkanmu. Ingatlah, ingat, siapa yang seharusnya dirayakan. Bukan hanya dirimu seorang, tetapi juga orang yang selama ini memberimu segalanya, hanya untuk kamu. Ibu.
Oleh karena itu, jangan pernah sia-siakan hari kelahiranmu. Jangan hanya kamu gunakan untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk menghargai jasa ibumu. Andaikan ibu tidak mau melahirkanmu, kamu tak akan pernah merasakan kebahagiaan saat hari ulang tahun.
Hmm...gimana?
Tolong direnungkan ya, bukan maksud menggurui atau apa, tetapi ini penting. Karena aku ingin kalian nggak hanya hura-hura, tetapi mengambil makna dibaliknya.
Enough from me...thanks..
cheers...
i'm talking about
celebration,
from me
Selasa, 17 Agustus 2010
17 Agustus 1945-17 Agustus 2010
hueeehhh...dodol nih. baru sekarang ngepostnya. malah ngepost korea dulu. arrgghhh!!! *njambakin rambut*
okelah, mending telat daripada nggak sama sekali kan???
okee...aku mo ngucapin...
SELAMAT HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA KE-65!!
semoga semakin ke depan nanti Indonesia makin baik aja, ga usah pake masalah korupsi, pembunuhan, apadeh itulah, ga usah! damai sejahtera aja...*haha..ngarep.com*
dan....kita sebagai generasi muda selalu memperjuangkan bangsa kita, dalam segi apapun, dan bisa mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif *niru pidato upacaranya pak hadi*
masih bayak sebenernya harapannya cuma males nulisnya *dodooooll*
sekian, makasih, MERDEKA!
cheers... :)
Without Words
Park Shin Hye
Jang Geun Seok
OST You're Beautiful
Hajimal geol geuraesseo moreuncheok haebeorilgeol
Anboineun geotcheoreom bolsueopneun geotcheoreom
Neol aye bojimalgeol geuraetnabwa
Domangchil geol geuraesseo motdeuleuncheok geureolgeol
Deutjido motaneun cheok
Deuleul su eopneun geotcheoreom
Aye ne sarang deutji aneulgeol
Maldo eopsi sarangeul alge hago
Maldo eopsi sarangeul naege jugo
Sumgyeol hanajocha neol damge haenotgo
Ireoke domangganigga
Maldo eopsi sarangi nareul ddeona
Maldo eopsi sarangi nareul beoryeo
Museunmaleul halji damun ibi
Honjaseo nollangeot gata
Maldo eopsi waseo
Wae ireoke apeunji wae jagguman apeunji
Neol bolsu eopdaneungeon
Nega eopdaneungeo malgo
Modu yejeongwa ddokgateungeonde
Maldo eopsi sarangeul alge hago
Maldo eopsi sarangeul naege jugo
Sumgyeol hanajocha neol damge haenotgo
Ireoke domangganigga
Maldo eopsi sarangi nareul ddeona
Maldo eopsi sarangi nareul beoryeo
Museunmaleul halji damun ibi
Honjaseo nollangeot gata
Maldo eopsi nunmuli heulleonaeryeo
Maldo eopsi gaseumi muneojyeoga
Maldo eopneun sarangeul gidarigo
Maldo eopneun sarangeul apahago
Neoksi nagabeoryeo baboga doebeoryeo
Haneulman bogo unigga
Maldo eopsi ibyeoli nareulchaja
Maldo eopsi ibyeoli naegewaseo
Junbido motago neol bonaeyahaneun
Naemami nollangeot gata
Maldo eopsi waseo
Maldo eopsi watdaga
Maldo eopsi ddeonaneun
Jinagan yeolbyeongcheoreom jamsi apeumyeon doenabwa
Jageun hyungteoman namgedoenigga
Anboineun geotcheoreom bolsueopneun geotcheoreom
Neol aye bojimalgeol geuraetnabwa
Domangchil geol geuraesseo motdeuleuncheok geureolgeol
Deutjido motaneun cheok
Deuleul su eopneun geotcheoreom
Aye ne sarang deutji aneulgeol
Maldo eopsi sarangeul alge hago
Maldo eopsi sarangeul naege jugo
Sumgyeol hanajocha neol damge haenotgo
Ireoke domangganigga
Maldo eopsi sarangi nareul ddeona
Maldo eopsi sarangi nareul beoryeo
Museunmaleul halji damun ibi
Honjaseo nollangeot gata
Maldo eopsi waseo
Wae ireoke apeunji wae jagguman apeunji
Neol bolsu eopdaneungeon
Nega eopdaneungeo malgo
Modu yejeongwa ddokgateungeonde
Maldo eopsi sarangeul alge hago
Maldo eopsi sarangeul naege jugo
Sumgyeol hanajocha neol damge haenotgo
Ireoke domangganigga
Maldo eopsi sarangi nareul ddeona
Maldo eopsi sarangi nareul beoryeo
Museunmaleul halji damun ibi
Honjaseo nollangeot gata
Maldo eopsi nunmuli heulleonaeryeo
Maldo eopsi gaseumi muneojyeoga
Maldo eopneun sarangeul gidarigo
Maldo eopneun sarangeul apahago
Neoksi nagabeoryeo baboga doebeoryeo
Haneulman bogo unigga
Maldo eopsi ibyeoli nareulchaja
Maldo eopsi ibyeoli naegewaseo
Junbido motago neol bonaeyahaneun
Naemami nollangeot gata
Maldo eopsi waseo
Maldo eopsi watdaga
Maldo eopsi ddeonaneun
Jinagan yeolbyeongcheoreom jamsi apeumyeon doenabwa
Jageun hyungteoman namgedoenigga
euh...ada yang ngganjel..nggak ngerti artinya yaa??
*manggut-manggut*
yah, aku juga nggak ngerti..hehe... *muka polos nan lugu*
*GLODHAAAAKKK!!*
tapi, gini deh..maknanya kurang lebih kayak gini...
ini itu kayak pernyataan cinta yang nggak bisa diungkapkan. jadi, perasaannya itu dipendam aja dalam hati, nggak bisa buat menyatakannya. tapi ia berharap, orang yang disayanginya akan bahagia.sedih deh.
apalagi Jang Geun Seuk sama Park Shin Hye nyanyiinnya keren banget, kedengeran dari suaranya kalo mereka bener-bener menghayati lagu ini.
lah, gituuuuu...
ini pas banget sama aku lhooo...
hikkss..hikkss...
betewee...
yang mau download versi Jang Geun Suk di sinii.
trus kalo versinya Park Shin Hye klik di sini ya...
sankyuuu...
cheers..
Senin, 16 Agustus 2010
Kedar Keder Kedir...Hiiiii.... TT______TT
Ngantuk-ngantuk gini, aku jadi inget kejadian waktu aku pulang kampung pas liburan kemaren...
Waktu itu, aku sama ibuk, bulik, om, sama spupu2ku pulkam ke Bojonegoro *ada yang tau di mana??*. Nah, rumah nenekku itu letaknya amat sangat terpencil sekali *walah, boros kata* . Letaknya itu di Bonagung, Desa Dander. Jalan ke sana itu sumpah bikin bokong pegel, soalnya nggrunjel-nggrunjel, meski yang depan udah bagusan dikit.
Nah, diskip aja, aku, dek vian, dek vata, sama mbak rima *sodaraku* pergi sholat maghrib berempat. Sholatnya di langgar, semacam mushola gitu deh. Nah, pas pulang, vian sama vata lari-lari geje gitu, padahal gelap. Nah, aku sama mbak rima jalan santai aja, takut kesandung!
Lah, pas jalan itu, mbak rima tiba-tiba cerita, kalo ada orang nyari kepala cewek. Sontak gue kaget dong. Orang biasanya kan nyari rejeki, duit gitu. Lah, ini cari kepala, sadis tuh??
Lanjut ya, kata mbak rima, tu kepala buat tumbal jembatan, tauk deh jembatan apaan. Nah, katanya nyarinya itu udah sampe lamongan apa manaa...gitu. Pokoknya kotanya deket-deket sama bojonegoro. Keder lah, langsung rasanya pengen lari, lagian, vian sama ata juga udah keder juga tuh. Nyampe rumah, legaaaa....bangett...
Besok pagi, pas bangun, habis subuh, aku sama mbak rima nongkrong *walah, gaya* di atas sound system yang numpuk di depan rumah. Mbahku itu nyewain sound system yang biasanya buat kondangan, kalo ga dipake ya ditumpuk di teras, jadi bisa buat nongkrong..hehe,,
Trus, ga ada angin ga ada hujan, ga ada petir ga ada badai, eh...mbak rima cerita serem lagi, sekarang cerita tentang hantu2 gitu. ternyata oh ternyata, penduduk di sini itu masih percaya takhayul macem2 gitu. Tapi, emang ceritanya bikin bulu kuduk ndangdutan. Misal, kalo di pohon deket sungai itu banyak kuntinya...terus temennya ada yang pernah diikuti hantu...sampe sakit berapa hari, gitu...trus ada yang pernah digigit hantu juga...waduh, apalagi pas cerita kalo mbake dewe pernah liat pocong nangkring di atas pohon. Gileeeee....sekalian aja tuh, udah mau ngompol saking kedernya...
Malem berikutnya, aku sama mabk rima disuruh beli mi ayam di belakang, karena gelap, aku bawa senter deh. Nah, di jalan, mbak rima cerita tentang orang cari kepala lagi. Katanya nih, orangnya itu udah nyampe murlaban nyarinya. Parahnya, murlaban itu desa tetangga, lumayan deket, kalo ke sana palingan setengah jam naik motor. Wuaduh, rasanya kebat-kebit aja tuh pas pulang. Takut, tapi untung, orangnya itu udah hampir menggal kepala si cewek, tapi ketauan orang. Huffttt...
Sampe sekarang kalo keinget hal itu, rasanya pengen ngompol. Gila, aku pernah tinggal di tempat yang jaraknya 1 km dari pembunuh, Bussseettt..takut deh. Apalagi, aku kan cewek, hehehe....
Sekian dulu ya pengalamanku, serem? keder? huiiiuhhh....
cheers..
rikruk
Minggu, 15 Agustus 2010
senso di questa per voi
So che non ha mai significato per come, ma anche io non lo vogliono. tu sei il mio primo amore, l'amore delle più belle che io abbia mai assaggiato.Inizialmente non sapevo come l'amore, senza parole, senza senso. Finalmente ho appena ti amo in segreto, con poca speranza che abbiate mai ricambiare.Ma come tutti i sogni solo apparente a me, perché so che amare gli altri.Perdonatemi se questa rasaku fastidio, perché non ho mai nemmeno andare a disturbare, e che c'è da saperel'amore appartiene a tutte le persone, indipendentemente da chi ce l'ha.
Sabtu, 14 Agustus 2010
Time (part 3)
Part 3: Penyelamat yang Tak Terduga
Untuk sahabat, teman, dan tetangga terbaikku, Ai…
Hari ini akan tiba, aku tahu. Maaf aku tidak bilang padamu, karena rasanya sakit untuk membayangkan air matamu. Tidak, jangan menangis, jangan tangisi aku.
Aku tidak pergi selamanya, aku masih di dunia ini, meski jauh. Kau tahu, aku akan kembali. Pasti.
Ini singkat, tapi kuharap aku tidak terlambat. Aku telah bersumpah pada waktu, tak akan melepasmu. Ini sulit kukatakan, tapi kuakui, aku sayang padamu.
Sumpahku pada waktu pula, yang membuatku pergi. Tapi aku yakin, jika memang ini jalannya, waktu pula yang akan mempertemukan kita.
Waktuku tak akan lama, jika ini tentang hati. Aku telah nyatakan padamu, dan sekarang, aku bertanya padamu.
Bersediakah kau menungguku?
“ Eh, loe udah bikin berita buat mading belum?” tanya Zea pada Ai, Tisa , dan Mitha.
“ Gue sih udah, tinggal diedit beberapa aja,” jawab Tisa sambil mengunyah baksonya. Saat ini mereka sedang berada di kantin sekolah.
“ Yah, enak loe. Gue aja belom dapet inspirasi. Gimana mau bikin beritanya?” gerutu Mitha, menyeruput es jeruknya dengan ekspresi sebal.
“ Makanya…jangan molor mulu…ilang kan inspirasinya….” Tawa Zea, Tisa , dan Mitha terdengar setelah kata-kata Ai tersebut.
“ Jahat loe, gue gak tidur mulu lagi. Lagian, elo udah selesai belum?” tanya Mitha pada Ai, setengah merajuk.
“ Udah, tinggal dikumpulin,” jawab Ai santai.
“ Gile loe, dasar anak rajin,” kata Tisa , disertai cengiran Ai.
Mereka melanjutkan makan mereka, saat sebuah suara menyela:
“ Heh, minggir loe pada, gue mau duduk di sini.”
Mereka berempat mendongak. Seorang cewek, cantik, tapi sayangnya, judesnya minta ampun, berdiri di samping meja mereka. Anggota geng-nya, berdiri di belakangnya.
“ Nggak. Kita udah duluan di sini,” jawab Zea cuek.
“ Heh, loe nggak tau siapa kita?” seru si cewek judes.
“ Tau. Loe si kodok bengkong dari comberan kan ?” ujar Tisa , disertai kikikan ketiga temannya.
“ Beraninya loe. Emang loe siapa?” tantang si cewek itu lagi.
“ Gue? Manusia lah. Nggak kayak elo,” balas Tisa tak kalah pedasnya.
“ Loe….” Tangan si cewek sudah setengah jalan menuju pipi Tisa , saat sebuah tangan menahannya.
“ Jangan ganggu mereka,” sahut sebuah suara. Cowok.
“ Lepasin gue!” pekik si cewek. Meronta.
Ai tersentak mendengar suara cowok itu. Bukan karena rontaan si cewek judes. Tetapi…
Dengan ragu, Ai menoleh untuk melihat penyelamat mereka.
“ Tidak mungkin…”
Big Big Experience
Haaaii....udah lama nih nggak nge-post, 2 hariiii!! *jedeerrrr*
Aku mau berbagi pengalaman ke kalian semua, kalo kata Bu Putu sih istilah kerennya...aduh, apaan yaa???
*mikir-mikir*
OH YAAAAA!! *ehm* sharing! *makgedubrakk*
gini ceritanyaa...
kemarin pas pulang sekolah, aku diajak sama ibukku ke suatu tempat *halah!*, namanya apa yaaa??? *krompyaaannnggg!!*
pokoknya semacam balai desa gitulah, tempatnya deket studio yang biasa dipake FEGUST buat ngeband *gayanya kayak udah sering ngeband aje deh..= =*
nah, ternyata di sana ibukku ngajar ibu-ibu *hah?* masak...*bukaaaaannnn!!* ngaji...
sebelumnya sih ibukku udah sering cerita kalo ibu itu sering ngajar ibu-ibu ngaji, tapi baru kali ini aku liat sendiri gimana sih keadaan sebenernya.
dan ternyata, ya Allah, masih ada orang yang mau belajar ngaji, dari NOL. bayangkan! kalau dibandingkan dengan usia ibu2 tersebut yang udah nggak muda lagi.
coba inget-inget deh, waktu kita pertama kali belajar baca al-qur'an. masih putus-putus, nggak ngerti huruf hijaiyah, tanda ini, tanda itu, berhenti di mana, dsb.
itu keadaannya pada ibu-ibu itu, jadi berbangga hatilah *tapi jangan sombong* kalo kamu udah pinter baca al-qur'an di usia yang masih muda...
aku juga disuruh ngajar, WUOWW!! yah, pertama sih agak malu-malu gitu, tapi, bikin have fun ajah, toh sama-sama belajar. nggak semua manusia itu pasti bener kan? pasti ada salahnya juga.
dan dari pengalaman hari itu, aku dapet pelajaran yang amat sangat berharga.
nggak ada kata terlambat, untuk hal apapun, selama kita masih diberi kesempatan bernafas dan menuntut ilmu oleh Allah SWT. kekurangan yang ada, nggak akan mencegah kita untuk mencapai yang kita inginkan. just survive with all yours, don't give up, believe, pray, works. Allah akan ngasih yang kita inginkan, setelah melihat seberapa besar kita berjuang demi itu,
okee....segitu aja ceritaku, moga bermanfaat...
cheers... :DD
Kamis, 12 Agustus 2010
Insomnia (lagilagilagiii)
Huaaahhh...inilah jadinya kalo keseringan tidur siang pas puasa...
habis sahur gabisa tiduuurrr!! *jiaaahh,,,kirain apaan*
kalo gitu enaknya mosting apaan yaaa??? *krompyaannggg*
okeee...kalo gitu ga usah yaaa...mw ngelanjutin Time duluu... *gubrraaaaakkk*
maaf kalo terkesan ga penting *emang kaleee*
hehehe,,,just for fill my time..hahah...
okeee...hepi fasting all!!
cheers...
Rabu, 11 Agustus 2010
*curcol* sejenak (???)
maaf, kayak tadi, sekarang masi stay lonely di rumah. karena lagi puasa, lumayan gak usah masak en mikirin makanan *justru kepikiran!*
ehm, mau curhat nih *hueee* beneran tauk! soalnya lagi agak pusing, linglung, en bingung.
gini ya, aku tuh suka sama cowok, yaiyalah masa' sama cewek? lesbong dong gue *glodhak!* lanjut..
tapi....ehm...kok rasanya aneh gitu ya??
pertama aku kira cuma kagum...tapi kalo kagum alasannya apa???
oke, akhirnya aku bilang, aku suka.
suka apanyaaa?? apalagi kata mbak nyoo alias diani anake itu kayak panuan!
okeee...sabar, ni lagi puasaaa...
trus, aku coba merenung..mikir...sampek keturon! *doeenngggg*
dan akhirnyaaa...aku sadar...
UDAH JAM ENAM DEEEEKKK!! BANGUUUNNN!!
yep, toa mbak saya berhasil membudhegkan *bahasa apaan tuh?* kuping saya.
ehm, melenceng yak? oke...baliikk,.....
jadi...sampe sekarang, aku juga masih bingung deh..*jedhueeeeerrr*
yah gitulah....
................................
mangap yak kalo gaje, abis lagi boring nih, ga ngapa-ngapain...
oke....byeee...
cheers..
ehm, mau curhat nih *hueee* beneran tauk! soalnya lagi agak pusing, linglung, en bingung.
gini ya, aku tuh suka sama cowok, yaiyalah masa' sama cewek? lesbong dong gue *glodhak!* lanjut..
tapi....ehm...kok rasanya aneh gitu ya??
pertama aku kira cuma kagum...tapi kalo kagum alasannya apa???
oke, akhirnya aku bilang, aku suka.
suka apanyaaa?? apalagi kata mbak nyoo alias diani anake itu kayak panuan!
okeee...sabar, ni lagi puasaaa...
trus, aku coba merenung..mikir...sampek keturon! *doeenngggg*
dan akhirnyaaa...aku sadar...
UDAH JAM ENAM DEEEEKKK!! BANGUUUNNN!!
yep, toa mbak saya berhasil membudhegkan *bahasa apaan tuh?* kuping saya.
ehm, melenceng yak? oke...baliikk,.....
jadi...sampe sekarang, aku juga masih bingung deh..*jedhueeeeerrr*
yah gitulah....
................................
mangap yak kalo gaje, abis lagi boring nih, ga ngapa-ngapain...
oke....byeee...
cheers..
Time (part 2)
Part 2: Masa Lalu
“ Busettt, dah. Ni rumus apaan ya? Perasaan di TK ga pernah diajarin,” rutuk Ai sebal sambil mengetuk-ngetukkan bolpoin di atas buku paket fisikanya.
“ Yaiyalah…di TK mana pernah diajarin fisika? Nenek-nenek salto juga tau kaleee…” ujar Tera, mengalihkan perhatian sejenak dari pe-er matematikanya.
“ Yah, Kak. Habisnya nggak bisa nih….” Ai menunjukkan soalnya ke Tera.
Tera beringsut mendekati Ai dan melihat bukunya. Seketika Tera menggeleng-gelengkan kepala.
“ Aelaaaaahh…ini rumus frekuensi getaran, SMP kan udah diajarin, sekarang diulang lagi, masa’ nggak bisa siihh??” kata Tera.
“ Iiih…Kakak! Ajarin napa? Malah ngejek-ngejek!” balas Ai, cemberut mendengar kakaknya.
“ Yaudaahh…..gini lho…jadi, frekuensi itu jumlah getaran dalam satu sekon, nah frekuensi itu sama dengan 1/periode, jadi ini kan udah ada periodenya, 2 s. Ya jawabnya setengah Hz dong…” Tera mengajari Ai tentang soalnya, dan Ai mengangguk-angguk tanda mengerti.
“ Oh iya….hehe…makasih Kak…hehehe…” cengir Ai, sambil mnggesek-gesekkan ujung bolpoin di kepalanya.
“ Nah, tuh ngerti, cengar-cengir mulu…” sindir Tera, dengan hadiah toyoran di kepala oleh Ai.
Tera dan Ai, mereka selalu begini. Sekarang mereka sedang belajar di ruang keluarga, selain karena cahaya lampunya yang paling terang, dekat dengan dapur serta kamar mandi, juga supaya mereka dapat langsung menemui orang tua mereka jika pulang. Akan tetapi, mereka jarang sekali pulang. Pak Ferdi, ayah mereka, adalah seorang General Manager Permata Corp. Ia sering pergi ke Vancouver untuk mengurus perusahaannya. Sementara Bu Revi, ibu Tera dan Ai, adalah seorang sutradara di Week’s Home Production. Jelas saja, dari pekerjaannya, ia lebih suka menginap di lokasi syuting karena jadwal syuting yang tidak ada hentinya.
“ Hei, kakak udah ngantuk nih. Tidur duluan ya,” Tera bangkit sambil membereskan buku-bukunya.
“ Iya, tidur aja deh. Matanya aja udah merem-melek dari tadi,” jawab Ai.
“ Jangan lupa matikan lampu ya,” ujar Tera lalu menuju kamarnya di lantai 2.
Ai tidak terlalu memperhatikan kakaknya lagi. Tangannya masih sibuk menulis jawaban soal fisikanya. Setelah terdengar suara pintu tertutup, Ai berhenti. Dibereskannya buku dan alat tulisnya, lalu dibiarkannya tetap di atas meja. Diambilnya kunci rumah di dalam asbak kosong di atas meja, lalu membuka pintu dengan amat perlahan. Ia tidak ingin ketahuan kakaknya.
Sebelum keluar, Ai sempat mematikan lampu ruang tamu. Jadi kakaknya mengira ia sudah masuk kamar.
Di luar, angin berhembus pelan, sehingga cukup membuat Ai menggigil. Bintang-bintang bersinar terang, mengedip pelan ke arahnya. Ai duduk di teras, mendekap kedua lututnya. Ia ingin berpikir, dan merenungkan penantiannya selama ini.
Ia teringat, saat pertama ia pergi, dan memutuskannya untuk menunggu….
5 tahun yang lalu…
“ Kakaaaak….aku pergi ‘bentar yaaaa!!” Ai, yang saat itu masih kelas 7, berteriak sambil berlari keluar rumah.
“ Eh, Aiii! Ya ampun, anak itu…” Tera melihat adiknya itu sudah hilang dari pandangannya.
Sementara itu, Ai telah berdiri di depan sebuah rumah berpagar hijau, dan memencet bel rumah tersebut.
Ting tong! Ting tong!
Lama menunggu, yang ditunggu tak juga keluar. Sampai-sampai sudah 2 jam Ai duduk-berdiri-duduk-berdiri di situ.
“ Duh, kok lama ya?” gumam Ai.
“ Lho, Neng Ai kok jongkok di sini? Kamar mandinya kan bukan di sini atuh…” sebuah suara mengagetkannya.
“ Ah, Bang Her, Ai jongkok bukan mau pipis, tapi nunggu Ian,” jawab Ai.
“ Nunggu? Lah, percuma atuh neng…” ujar Bang Her.
“ Kenapa Bang?” tanya Ai penasaran.
“ Lho, Den Ian kan udah pindah tadi pagi, waktu Neng Ai sekolah…” jawab Bang Her.
“ Hah, pindah?? Pindah ke mana Bang??” tanya Ai, kaget.
“ Wah, ndak tau neng. Kayaknya sih jauh, soalnya tadi Pak Toni bawa tiket pesawat…” jawab Bang Her.
“ Ohh…ya udah, Ai pulang dulu ya….” Ai bangkit dan berjalan lesu.
“ Ehhh, Neng Ai, tungguin atuh…ini tadi ada surat dari Den Ian, nitip buat neng…” Bang Her menghentikan langkah Ai, lalu memberikan sepucuk surat .
“ Hah? Oh, ya…makasih…” sahut Ai, kemudian pulang.
Di kamarnya, Ai membuka surat dari Ian. Dibacanya kata per kata, tanpa terasa air mata meleleh di pipinya….
Tempat-tempat Paling Seram di Dunia T________T (part 1)
Iseng mau posting nih...kebetulan juga lagi sendirian di rumah *hiiiii*, ini dia the most haunted places in the world!
.....................................................................................
Wah, pada parno semua ya?? Okedeh, sekedar info aja, tempatnya banyak yang di luar negeri jadi ga perlu takut ya, toh ga ada kan yang mau buang-buang duit cuman buat ketemu hantu??
Cekidooottt....
1). Catacombes des Paris ( The Catacombs Paris )
Tempat ini adalah kuburan bawah tanah yang terkenal di Paris, Perancis. Berada di dekat stasiun Denfert-Rochereau, Paris Metro.
Pemakaman ini mencakup dari Paris' bekas tambang dekat Kiri Bank Denfert-Rochereau, di lokasi yang sama di luar gerbang kota sebelum Paris diperluas pada tahun 1860.
Sejarah Catacombs dimulai ketika akhir abad ke 17 dimana banyak warga Paris meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh polusi akibat pembakaran tidak sempurna oleh pabrik-pabrik di Perancis (ketika revolusi industri). Dikarenakan jumlah pemakaman yang tidak memadai lagi maka ide penggunaan tulang manusia yang telah mati pada terowongan untuk tempat pemakaman dicetuskan oleh Letnan Jenderal Polisi Alexandre Lenoir, Catacombs didirikan pada tahun 1786 dan kemudian diteruskan oleh M. Thiroux de Crosne, Charles Axel Guillaumot, Inspektur Jenderal Quarries, dan Louis-Etienne Héricart de Thury.
Sejarah Catacombs dimulai ketika akhir abad ke 17 dimana banyak warga Paris meninggal karena penyakit yang disebabkan oleh polusi akibat pembakaran tidak sempurna oleh pabrik-pabrik di Perancis (ketika revolusi industri). Dikarenakan jumlah pemakaman yang tidak memadai lagi maka ide penggunaan tulang manusia yang telah mati pada terowongan untuk tempat pemakaman dicetuskan oleh Letnan Jenderal Polisi Alexandre Lenoir, Catacombs didirikan pada tahun 1786 dan kemudian diteruskan oleh M. Thiroux de Crosne, Charles Axel Guillaumot, Inspektur Jenderal Quarries, dan Louis-Etienne Héricart de Thury.
2). Kota Berhantu New Orleans, Lousiana
Kota Berhantu New Orleans adalah tampat yang dianggap oleh masyarakat lokal, pengunjung dan paranormal penyelidik di seluruh dunia sebagai yang paling benar-benar angker dan no.1 di seluruh Amerika Serikat. Dengan semua masa lalu dan kegiatan rohani mengambil tempat di pusat plot yang angker, teramat seram, gelap, dan di antara dua dunia - yang kebanyakan melihat semuanya berasal dari dunia gaib.
Dengan 200 tahun lamanya cerita tentang legenda Voodoo melibatkan kutukan, Spanyol Oak Moss Draped dikelilingi Duels, pembunuhan kejam, cerita dari Revolutionary War Pirates dan Civil War prajurit, dan Jazz. New Orleans memiliki reputasi sebagai salah satu wisata kota paling angker. Cerita lainnya tentang hantu yang menghantui New Orleans, hantu tersebut adalah dari Laularie House. Delphine LaLaurie suami ketiganya, Leonard LaLaurie, mengambil tempat tinggal rumah di 1140 Royal Street pada tahun 1830-an.
Dengan 200 tahun lamanya cerita tentang legenda Voodoo melibatkan kutukan, Spanyol Oak Moss Draped dikelilingi Duels, pembunuhan kejam, cerita dari Revolutionary War Pirates dan Civil War prajurit, dan Jazz. New Orleans memiliki reputasi sebagai salah satu wisata kota paling angker. Cerita lainnya tentang hantu yang menghantui New Orleans, hantu tersebut adalah dari Laularie House. Delphine LaLaurie suami ketiganya, Leonard LaLaurie, mengambil tempat tinggal rumah di 1140 Royal Street pada tahun 1830-an.
3). Sediec Ossuary, Republik Ceko
Kuburan Sedlec (Ceko: kostnice Sedlec) adalah gereja Katolik Roma kecil, yang terletak di bawah Cemetery Church of All Saints (Ceko: Hrbitovnà kostel Všech Svatých) di Sedlec, sebuah suburban dari Kutná Hora di Republik Ceko. Kuburan yang berisi sekitar 40,000-70,000 tulang manusia telah disusun secara artistik untuk membentuk dekorasi dan perabot gereja.
4). Underground Vaults, Edinburgh, Scotlandia
Jauh di bawah jalan-jalan yang sibuk yang modern terletak Edinburgh yang gelap, sudut kota yang dilupakan sejarah. Dibangun di pertengahan tahun 1980-an, Edinburgh Vaults telah ditinggalkan selama hampir dua ratus tahun. Terletak di bawah South Bridge, jalan utama Edinburgh yang besar, tempat yang digunakan sebagai cellars, lokakarya dan bahkan sebagai tempat tinggal oleh para pebisnis yang sibuk di atas jembatan.
Penyelidikan oleh paranormal telah dilakukan di vaults praktis sejak penemuan hingga sekarang. Menurut mereka, lokasi tersebut belum menggangu aktivitas ekonomi kota oleh hal-hal aneh. Baru-baru ini lokasi tersebut dikunjungi oleh para awak pesawat dari Inggris dan mereka memberi reputasi sebagai tempat terseram di Edinburgh & anggota tim sukarelawan itu tidak ada yang mau kembali kesana.
Penyelidikan oleh paranormal telah dilakukan di vaults praktis sejak penemuan hingga sekarang. Menurut mereka, lokasi tersebut belum menggangu aktivitas ekonomi kota oleh hal-hal aneh. Baru-baru ini lokasi tersebut dikunjungi oleh para awak pesawat dari Inggris dan mereka memberi reputasi sebagai tempat terseram di Edinburgh & anggota tim sukarelawan itu tidak ada yang mau kembali kesana.
5). Colloseum, Roma, Italia
Dibalik keindahannya ternyata Colloseum Roma menyimpan sesuatu yang kelam. Pemandu wisata dan pengunjung sama-sama telah melaporkan adanya beberapa tempat terasa dingin tiba-tiba, yang menyentuh atau mendorong, mendengar kata-kata tak dapat dibedakan dengan berbisik ke telinga mereka; penjaga keamanan yang melakukan pengamanan disekitar Colloseuma melaporkan mendengar suara dari pedang yang beradu, suara tangis, & yang cukup aneh paling membingungkan adalah suara-suara hantu hewan seperti auman dari singa dan gajah. Hantu tersebut oleh penduduk sekitar sudah terlihat di antara tempat duduk di stadion besar, terlihat prajurit Roma, siluet pada waktu malam hari merupakan pemandangan yang umum disini.
These are their pictures...
Catacombes Des Paris
Kota Berhantu New Orleans
Sediec Ossuary
Underground Vaults
Colloseum
Eh, dipotong dulu yaaa...lanjutannya di part 2...okok?
*masi ada part 2?? merinding disko*
hiiiiiiii....
First Day Fasting
Horeeeee!! Akhirnya kita udah puasaaa...horee,..horeee..horeee!!! *lompat-lompat*
Ehm, mangap, gajebo yak? Ya itulah saya, saya itulah, hehe... *toennngggg*
Oyaa!! Kembali ke benang ungu! (?) *ini trend baru, masa' merah terus?*
Ini aku post habis ngosek karpet yang nggateli, jadi sekarang duduknya udah pe-we!
Eh, melenceng lagi yak? Maap...heheheeee.... *cengar-cengir*dilempar gerobak sayur*
Aduhh...iya....sekarang udah hari pertama puasa, jadi ga boleh marah-maraaahh...*kesempatan dalam kesempitan!*
Okeee, tadi jam 3 bangun, dengan ogah-ogahan en diseret ibuk ke bawah, pake diancem golok *eh, nggak..bercanda ding..mana mungkin ibu tega pada anaknya? apa kata duniaaaa?*
Lalu kita sahuuuurr!!! *nyaaammmm...slurrrppp...*
Pokok habis sahur, cuci piring, trus nunggu subuh!
Lah, itu deh. Semoga puasa hari pertama kita lancar tanpa halangan dan rintangan *kayak macet??*
Amiiinn... :))
Oke, selamat puasa untuk semua (yang menjalankan)!
cheers...
Selasa, 10 Agustus 2010
Down
Jay Sean ft. Lil Wayne
Baby are you down down down down down,
Down, down,
Even if the sky is falling down,
Down, down
Ooh (ohhh)
You oughta know, tonight is the night to let it go,
Put on a show, i wanna see how you lose control,
So leave it behind 'cause we, have a night to get away,
So come on and fly with me, as we make our great escape.
(Chorus)
So baby don't worry, you are my only,
You won't be lonely, even if the sky is falling down,
You'll be my only, no need to worry,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Even if the sky is falling down,
Just let it be, come on and bring your body next to me,
I'll take you away, hey, turn this place into our private getaway,
So leave it behind 'cause we, have a night to get away,
So come on and fly with me, as we make our great escape,
(So why don't we run away)
(Chorus)
So baby don't worry, you are my only,
You won't be lonely, even if the sky is falling down,
You'll be my only, no need to worry,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Even if the sky is falling down,
Even if the sky is falling down like she supposed to be,
She gets down low for me,
Down like her temperature, 'cause to me she zero degree,
She cold, overfreeze,
I got that girl from overseas,
Now she my miss America,
now can i be her soldier please,
I'm fighting for this girl,
I'm a battlefield of love,
Don't it look like baby cupid sent his arrows from above,
Don't you ever leave the side of me,
Indefinitely, not probably,
and honestly im down like the economy,
Yeahhhhhh
(Chorus)
So baby don't worry, you are my only,
You won't be lonely, even if the sky is falling down,
You'll be my only, no need to worry,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Even if the sky is falling down
Baby are you down down down down down,
Down, down,
Even if the sky is falling down,
Down, down
Ooh (ohhh)
You oughta know, tonight is the night to let it go,
Put on a show, i wanna see how you lose control,
So leave it behind 'cause we, have a night to get away,
So come on and fly with me, as we make our great escape.
(Chorus)
So baby don't worry, you are my only,
You won't be lonely, even if the sky is falling down,
You'll be my only, no need to worry,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Even if the sky is falling down,
Just let it be, come on and bring your body next to me,
I'll take you away, hey, turn this place into our private getaway,
So leave it behind 'cause we, have a night to get away,
So come on and fly with me, as we make our great escape,
(So why don't we run away)
(Chorus)
So baby don't worry, you are my only,
You won't be lonely, even if the sky is falling down,
You'll be my only, no need to worry,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Even if the sky is falling down,
Even if the sky is falling down like she supposed to be,
She gets down low for me,
Down like her temperature, 'cause to me she zero degree,
She cold, overfreeze,
I got that girl from overseas,
Now she my miss America,
now can i be her soldier please,
I'm fighting for this girl,
I'm a battlefield of love,
Don't it look like baby cupid sent his arrows from above,
Don't you ever leave the side of me,
Indefinitely, not probably,
and honestly im down like the economy,
Yeahhhhhh
(Chorus)
So baby don't worry, you are my only,
You won't be lonely, even if the sky is falling down,
You'll be my only, no need to worry,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Baby are you down down down down down,
Down, Down,
Even if the sky is falling down
source: http://www.stafaband.info
Langganan:
Komentar (Atom)





