Sebelas bulan yang lalu
Dia yang mengisi hari hariku
Dia yang mengembalikan senyum dan tawaku lagi
Aku bersyukur dia masih mengingat bahwa ia masih memilkiku
Sahabat yang tak akan lelah menjadi tempat bersandar
Ketika kemudian aku mendengarnya
Kata mereka kamu sudah menyukai seseorang lagi
Tetapi aku tidak pernah tahu siapa orang itu
Tetapi anehnya, aku selalu melihatmu dan seorang anak perempuan yang -sepertinya- kau beritahu, mencuri pandang ke arahku
Dengan tatapan geli dari anak perempuan itu
Aku tidak pernah tahu apa maksudnya, sampai hari itu datang
Hari itu kau dan aku sama sama merasa bosan
Merasa malas untuk pulang ke rumah
Kamu mengajakku berjalan jalan
Kita membicarakan banyak hal
Kita berhenti sejenak di food court untuk makan
Sampai satu topik yang membuatmu gelisah dan membutku penasaran
"Kamu suka siapa sih sekarang?"
"Hah?"
"Katanya kamu sudah move on, sudah punya yang baru"
"Kata siapa?"
"Kata mereka"
"Haish, kamu ini ingin tahu sekali sih"
"Memangnya kenapa? Mereka boleh tahu sedangkan aku yang teman dekatmu saja tidak boleh"
"Bukan begitu..."
"Lalu, kamu suka siapa?"
"Kenapa kau bertanya terus sih?"
"Aku kan penasaran!"
"Dasar kamu ini..."
Aku menghela nafas, lalu beranjak dari tempatku untuk mencuci tangan. Sekembalinya aku, kulihat dia melipat tangan di atas tasnya yang diletakkan di atas meja. Terlihat bimbang.
"Ayo kita pulang"
"Bagaimana kalau orang yang aku sukai itu kamu?"
Aku menatapnya, separuh diriku tidak percaya dengan apa yang baru saja kudengar.
"Apa?"
"Bagaimana kalau orang yang aku suka itu kamu, Rika...."
Dua detik kemudian, yang aku sendiri herankan, tawa meluncur keluar dari mulutku.
"Kenapa kamu malah tertawa sih?"
"Habisnya lucu!"
"Apanya yang lucu?"
"Kamu....menyukaiku. Kamu yakin?"
"Memangnya kenapa?"
"Tidak ada cowok normal yang menyukai perempuan seperti aku! Hahaha"
"Hah?"
Dan kita berdua pulang, dengan tawaku yang masih berderai dan tatapan malu sekaligus jengkel darimu.
Sore yang indah, ya?