Mungkin kami tidak jauh berbeda. Aku yang membutuhkanmu, dan kau yang butuh aku.
Maafkan aku.
Aku selalu mengucapkannya, menutupi bertubi-tubi rasa bersalahku padamu.
Tidak apa apa. Aku sudah terbiasa.
Kau balas begitu. Kau terbiasa? Terbiasa kusakiti? Atau terbiasa menyakiti?
Aku tidak bisa seperti mereka. Public Display of Affection."Biasa pada rasa sakit itu tidak bagus. Itu tandanya kau sering merasakannya.""Ya. Tapi setidaknya hal itu membuatku sedikit lebih kuat."-Rain Over Me-
Aku tahu kecewamu. Aku tahu marahmu. Diam-diam.
Sekali lagi, aku hanya bisa mengatakan:
Maafkan aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
kalau sudah niat komen harap cepat-cepat karena pintu teater 1 sudah dibuka (?)